Betapa sulitnya aku pejamkan mata
Entah siapa dan dimana engkau
Sang bidadari yang terus kucari dan kunanti..
Sebuah harapan yang tak pernah berhenti..
Meniti jalan dari satu tempat ketempat yang lain..
Bulan…
Andai engkau mendengar
Rintihan jiwaku yang keras
Yang papa..
Menjadi bagian yang misterius..
Dalam hidup yang penuh dengan fatamorgana..
Nyanyian merdumu dalam setiap untaian kata,
masih sangat jelas terngiang ditelinga batinku…
Aku hanya berusaha memahami dan mengerti…
Tentang gejolak hati yang tak pernah berhenti..
Akankah engkau akan datang untukku,,menemani hari yang terus bergerak dalam rotasi bumi..
Semuanya memang tidak pernah dimengerti…
Allah…hanya pada engkau aku berpasrah..
Menemukan dia dalam gelisah..
Meski caci maki dari bentuk egoism, terus mengalir dalam telinga…
Aku ingin menangis..
Aku ingin menjerit..
Namun kalian tak akan mengerti..
Oh….kerinduanku yang membeku…
Diam dalam nyanyian sumbang..

0 komentar:
Post a Comment