Home » » Perubahan Dalam Dinamika Kehidupan Sosial

Perubahan Dalam Dinamika Kehidupan Sosial

Kehidupan yang setiap hari menuai perubahan yang dipengaruhi oleh situasi dan kondisi yang cukup relatif ini, pastinya akan bergerak dalam dua sisi yang tak terpisahkan. perubahan akan menuju pada positif atau negatif, baik/buruk, jelek atau indah, begitulah kira-kira sistem yang terbangun sejak zaman azali.

Perubahan pada nilai positif akan membuat seseorang atau sekelompok orang akan hidup damai, indah, tentram dan aman, begitu pula sebaliknya, perubahan yang mengarah pada hal yang negatif juga akan menyebabkan hal yang negatif pula,  yang hanya membuat keresahan baik bersifat personal maupun dalam skala makro bersifat komunal.

Sementara itu dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, kita sebagai manusia yang memang seharusnya memanusiakan manusia yang lain, tidak sepantasnyalah melakukan perubahan yang bersifat negatif, sehingga menyebabkan hal yang negatif, tetapi sesuatu yang negatif juga merupakan bentuk perilaku manusia, baik itu disengaja maupun tidak disenagaja, sehingga akan muncul disitu sebuah dinamika yang acapkali bersifat kontroversial.

Apa yang difirmankan Oleh Allah SWT, dalam Al-qur’an yang arti bebasnya adalah ” Tuhan tidak akan merubah suatu kaum, kecuali kaum itu merubahnya”, seringkali kita ucapkan, bahkan dihafalkan secara rapi diluar kepala, tetapi pada konstek aplikatif yang multitafsir justru, seringkali kita tidak atau enggan menerima perubahan itu, pada hal seyogianya perubahan adalah bentuk dari garis kehidupan manusia.

Kondisi bangsa yang carut- marut ini, salah satu penyebabnya bisa kita lihat pada aspek konstruk berpikir, emosional, spritual, dan mental..disini ada kesalahan sistem yang dibangun sejak semula, bahwa kondisi bangsa yang tidak pernah selesai dari dulu hingga sekarang adalah persoalan korupsi, sementara persoalan ideologi yang tertanam di pancasila “jarang kita hiraukan” padahal kalau kita menganut pancasila secara murni tentu hal tersebut menjadi ideologi yang harus kita junjung tinggi.

Bangsa Indonesia yang tercinta terus menerus berkutat pada persoalan korupsi yang tiada henti..karena hal tersebut merupakan bentuk salah satu perilaku mental manusia secara umum, dan mental birokrasi kita khususnya yang tidak berpihakt terhadap rakyat. keberpihakan birokrasi kita lebih pada keberpihakan dedonisme, memperkaya diri, dan mengedepankan hawa nafsu yang bergejolak dalam dada.
oleh karenanya jangan pernah takut dengan perubahan, baik perubahan dalam sakla mikro maupun perubahan dalam skala makro…hiduplah rakyat Indonesia.
Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Creating Website

0 komentar:

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Faisal Akhmad | Mas Template
Copyright © 2011. JavaNews - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger